Taki..??

SAFETY CAN BE FUN.....

Kuroi Bara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit Featured Work

Keep in touch

Facebook Twitter Google Plus Deviantart

Canon EOS 7D


Canon pernah sukses dengan seri EOS 5D–nya yang berada di kelas menengah. Sekarang, 5D sudah naik kelas ke 5D Mark II. Agar posisi kuatnya tidak kosong, lahirlah 7D. Kekuatannya sekelas 5D, tapi seri ini bisa merekam video Full High Definition (Full HD)

Kita mulai dari desain sensor. EOS 7D menurut kami memiliki sensor yang unik. Meskipun dijejali oleh 18 juta piksel di sensornya yang berukuran 22,3 x 14,9 milimeter (APS-C), gambar yang dihasilkan 7D tetap mulus tanpa gangguan noise yang umum ditemukan pada sensor kecil dengan megapiksel yang besar.

Ini terjadi berkat teknologi foto dioda terbaru yang disandingkan dengan teknologi gapless microlens yang diterapkan Canon di 7D. Gapless microlens sendiri adalah teknologi mengecilkan jarak antara lensa mikro yang ada di bagian sensor agar jatuh cahaya tetap fokus dengan jarak yang lebih pendek. Itulah mengapa, dalam permukaan sensor yang sama EOS 7D bisa menampung lebih banyak piksel.

Tapi, teknologi sensor tidak akan berarti tanpa akurasi fokus yang baik bukan? Nah, untuk masalah fokus ini Canon juga melakukan beberapa perbaikan. Salah satunya dengan menanamkan 19 titik sensor fokus yang disebar dari tengah frame menuju garis vertikal dan horisontalnya.

Titik-titik fokus tadi bisa dikustomisasi secara penuh sesuai letak obyek. Feature zona di titik fokus ini juga bisa membantu Anda memilih ketajaman yang tepat saat kamera diposisikan landscape atau portrait.


Live View

Dulu, fungsi live view di kamera profesional adalah hal yang tabu. Tapi EOS 7D memilikinya, dan terbukti cukup membantu terutama saat mengambil sudut-sudut sulit. Disediakan tombol tersendiri untuk mengaktifkan fungsi live view ini dan mudah dijangkau oleh ibu jari tangan kanan. Tombol yang sama juga berfungsi untuk mengaktifkan perekam video di kamera. Jadi sambil merekam video, Anda bisa langsung mengambil gambar diam (still) dengan menekan tombol yang sama.

Fokus di modus live view EOS 7D sudah lebih baik dibanding EOS versi sebelumnya. Jeda shutter yang menyebalkan itu kini sudah lebih baik ditangani Canon. Dari pengalaman kami mencoba live view pada aktivitas anak-anak, 7D bisa mengambil hampir semua momen indah yang ada.

Satu-satunya masalah yang kami temui menggunakan fokus live view ini ada pada ruang bercahaya minim. Sistem fokus di modus live view agak "kebingungan" ketika menemukan objek dengan kontras rendah.

Oh ya, satu hal yang harus diperhatikan adalah saat modus perekaman video aktif. Anda hanya bisa mengukur fokus saat perekaman akan dimulai. Setelahnya, fokus harus diputar manual. Menurut kami fungsi ini harus diperbaiki Canon di seri berikutnya.

***

Kami memberikan 2 jempol untuk kecepatan kamera ini. Mode continuous shooting yang dimiliki 7D serasa seperti kamera kelas atas Canon. Betapa tidak, 8 frame perdetiknya mampu mengambil pergerakan cepat tanpa jeda yang berarti bahkan di resolusi tertinggi 7D. Hal ini kemungkinan besar bisa dilakukan berkat bekal 2 buah prosesor Digic 4 khas Canon yang disematkan di dalam 7D.

Spesifikasi Canon EOS 7D

Sensor 22,3 x 14,9 mm CMOS
Prosesor Dual Digic 4
Ukuran Gambar (still) RAW: 5184 x 3456; 3888 x 2592; 2592 x 1728 JPEG: 5184 x 3456; 3888 x 2592; 2592 x 1728
Ukuran Gambar (movie) 1920 x 1080 (29.97, 25, 23.976 fps) 1280 x 720 (59.94, 50 fps) 640 x 480 (59.94, 50 fps)
Format File Gambar - JPEG (EXIF 2.21) - Fine / Normal - RAW - M-RAW - S-RAW - RAW + JPEG - M-RAW + JPEG - S-RAW + JPEG
Format File Video MOV (Video: H.264, Sound: Linear PCM)
Auto Focus - TTL-CT-SIR CMOS sensor - 19 cross-type AF points
Rentang ISO - Auto ISO (100-3200) - ISO 100-6400 in 0.3 or 1.0 EV increments - H (12800) expansion
LCD - 3.0 inci TFT LCD - 920,000 pixels - 100% coverage - 160 ° viewing angle
Bobot (tanpa baterai) 820 gram
Dimensi (plt) 7,4 x 14,8 x 11,1 cm
Situs Web www.canon.co.id
Harga kisaran* Rp13.800.000,-
* Diperoleh dari PT. Datascrip (021) 654-4515 -- minggu kedua April 2010

Koneksi lengkap
Dari mulai port untuk kabel sinkro ke flash, remote control, AV/Digital Out, Mic, sampai HDMI bisa ditemukan di salah satu sisi 7D. AV/Digital Out –nya selain bisa digunakan untuk mentransfer file juga bisa disambungkan ke perangkat display semacam TV atau proyektor digital.

Dial Mode
Dial mode di 7D tidak telalu berbeda dengan kamera lain. Cuma, di sini tersedia 3 tambahan modus (C1, C2, C3) yang bisa dikostumisasi sesuai kebutuhan. Jika diperlukan, tinggal putar ke salah pilihan sesuai konfigurasi yang pernah disimpan.

Belakang
Sekilas memang mirip kamera middle-end Canon lain seperti EOS 50D dan EOS 5D. Yang berbeda hanya besar layar LCD berukuran 3 inci dan beberapa tombol untuk mengubah kualitas secara instan (pojok kiri atas)

Plus : Kecepatan pada media continuous, focus responsive, Movie resolusi full HD
Minus : Fokus live view di ruang redup cahaya, moda movie tidak auto focus

Skor penilaian

Kinerja 4
Fasilitas 4,25
Penggunaan 4
Harga 4
Skor Total 4,08
Read more

Sony Alpha A-380

Sony Alpha DSLR A380 adalah kamera digital jenis DSLR dengan resolusi 14.2 megapixel, kamera ini menggunakan sensor CCD dengan ukuran 23.6 x 15.8 mm, memiliki croping factor 1.5x FOV crop. Kamera A380 direlease sebagai penerus A230 dan A330.

Ini adalah kamera DSLR yang berwarna hitam dengan design body terbuat dari plastic.




Spesifikasi :
- Resolusi 14.2 megapixel CCD sensor
- Resolusi terbesar 4592 x 3056 (untuk jenis L dan RAW)
- croping factor 1.5x FOV
- Sony Alpha / Minolta-A bayonet lens mount
- Jenis type file JPEG, RAW, or RAW+JPEG
- Super SteadyShot anti-shake system dengan viewfinder indicator
- LCD ukuran 2.7-inch TFT color Clear Photo LCD Plus, 230.400 dot
- LCD 100% frame coverage
- 9-point AF with Wide, Spot and Local Area Selection
- Shutter speeds: 30 sampai 1/4,000 seconds, 1/160 sec. flash sync
- ISO Range: 100 - 3200 equivalent
- Jenis memory: Memory Stick PRO Duo, SD / SDHC cards
- Hot Shoe TTL untuk flash
- Berat 489g tanpa battery
- Ukuran 128 x 97 x 71 mm

Official website : Sony Alpha A380

More Information:
Sony DSLR A380 adalah kamera yang sangat unik karena salah satu jenis kamera DSLR yang mempunyai kemampuan untuk live view. Ditahun 2009 adalah awal dimana semakin banyak kamera DSLR baru yang dilengkapi dengan fasilitas Live View. Walaupun terbilang teknologi baru, tetapi banyak pengguna yang merasakan kelebihan dari fasilitas ini. Dengan adanya Live View, kita bisa melakukan pengambilan photo object pada kondisi yang sulit. Apalagi kamera Sony Alpha 380 ini memiliki LCD yang bisa diubah-ubah posisinya keatas atau kebawah, sehingga benar-benar memudahkan penggunannya untuk memastikan object sebelum di shoot.

Kamera ini Sony DSLR A380 dilengkapi dengan LCD yang cukup tajam walaupun dipakai pada kondisi outdoor dengan cahaya matahari yang terik. Ukuran LCDnya sebesar 2.7inchi sangat membantu kita melihat review dan preview untuk photo kita.

Sony Alpha A380 menggunakan sensor CCD dengan ukuran APS-C, dilengkapi dengan BIONZ image processor yang juga dipakai dibeberapa kamera sony Alpha lainnya, menghasilkan gambar yang jelas dan tajam, sehingga kita tidak memerlukan bantuan software komputer untuk membuat hasil photo kita menjadi tajam secara alami. BIONZ image process telah membuat kamera ini menjadi sangat responsive pada saat focus dan juga memberikan kemampuan shoot sebanyak 2.5fps dengan menggunakan optical viewfinder. Kecepatan ini akan sedikit berkurang jika menggunakan Live Viewfinder, yaitu menjadi 2fps.

Untuk kekuatan battery adalah normal untuk penggunaan harian, tetapi kekuatan batterynya sangat berpengaruh dengan banyaknya kita menggunakan LCD, karena konsumsi battery akan semakin boros apabila kita semakin sering menggunakan LCD baik untuk review maupun preview. Sebaiknya selalu menyiapkan battery cadangan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Read more

Sony Alpha A-200

Sony Alpha DSLR A200 adalah kamera digital dengan jenis DSLR dengan resolusi 10.2 megapixel, dengan menggunakan sensor CCD APS. Kamera Digital jenis ini dikeluarkan oleh Sony dengan beberapa fasilitas hightech antara lain Sony Bionz processing engine, Dynamic Range Optimizer (DRO), Super Steady Shot (stabilisasi pada sensor), noise control dengan ISO maksimal sampai 3200.

Kamera SLR profesional dengan fitur yang lengkap, terbuat dari plastic dengan warna hitam.


Spesifikasi :
- Resolusi 10.2-megapixel APS CCD sensor dengan 10M/5.6M/2.5M image sizes
- Sony Alpha / Minolta-A bayonet lens mount
- Jenis type file JPEG, RAW, or RAW+JPEG
- Shoot pada kondisi normal 3:2 or 16:9 (HDTV) aspect ratios
- Super SteadyShot anti-shake system dengan viewfinder indicator
- D-Range Optimizer untuk mendapatkan highlight dan shadow lebihdetail
- LCD ukuran 2.7-inch TFT color Clear Photo LCD Plus
- 9-point AF with Wide, Spot and Local Area Selection
- Shutter speeds: 30 sampai 1/4,000 seconds, 1/160 sec. flash sync
- ISO Range: 100 - 3200 equivalent
- Jenis memory: CompactFlash I/II card slot, Microdrive dan MSDuo/MSDuo Pro compatible (dengan tambahan adapter)
- Battery High capacity (1600 mAh) lithium-ion battery pack dilengkapi dengan charger included
- Hot Shoe TTL untuk flash
- Berat 500g
- Ukuran 130.8 x 98.5 x 71.3 mm


Official website : Sony Alpha A200

More Information:
Sony A200 adalah kamera penerus dari Sony A100, merupakan kamera digital jenis SLR, dengan fasilitas yang lengkap dan mudah untuk digunakan. Focal leght multiplier dari kamera ini adalah 1.5x. Dengan bawaan pada saat pembelian adalah lensa standard 18-70mm f/3.5-5.6 kit lens.

Kamera Sony A200 dilengkapi dengan Sony Anti Dust Technology, yaitu sebuah fitur yang membuat sensor CCD menjadi bersih jika terkena debu. Fitur ini memanfaatkan teknologi coating pada CCD filter dan bekerja sama dengan getaran pada sensor untuk menjatuhkan debu-debu yang berada pada sensor. Fitur ini bekerja pada saat kamera dihidupkan ataupun dimatikan. Fungsi ini juga ada pada kamera sebelumnya Sony A100. Viewfilder pada kamera Sony A-200 menggunakan jenis penta mirror dengan akurasi mencapai 95%. Dengan eyepice yang dapat di lepas.

Super Steady Shot adalah teknologi yang diusung kamera ini, yaitu stabilization yang terdapat pada body kamera (bukan pada lensa) yang membuat pengguna dapat melakukan shoot pada kecepatan hingga mencapai 3.5 step lebih lambat dibandingkan shutter speed standart kamera pada umumnya. Fasilitas ini memiliki kelebihan bahwa karena imagestabilizationnya berada di body, maka dengan memakai lensa apapun, fasilitas ini tetap dapat digunakan. Ini berbeda jika menggunakan kamera SLR pada umumnya yang imagestabilizationnya berada pada lensa, yang membuat fasilitas tersebut hanya bisa dipakai pada lensa-lensa tertentu saja. Mount dari kamera Sony A-200 ini adalah Minolta Maxxum mount lense.

Ukuran Sony A-200 sedikit lebih ringan dan lebih kecil dibanding pendahulunya Sony A100, tetapi ukurannya masih sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan Canon EOS 450D dan Nikon D60. Build quality yang baik dari kamera ini dan sangat nyaman jika dioperasikan dengan menggunakan 2 tanggan. Kamera ini memiliki LCD dengan ukuran 2,7in pada bagian belakang dengan resolusi 230.000 pixel masih terang jika dilihat pada keadaan terang sinar matahari.

Battery yang digunakan pada kemera ini adalah NP-FM500H lithium 7.2v / 1600mAh, yang di sebutkan jika pada kondisi normat dapat digunakan hingga mencapai 750 pengambilan foto. Untuk ukuran kamera ini kekuatan itu sangat bagus, tetapi ini jiga sangat dipengaruhi dengan seberapa banyak kita melihat LCD, karena semakin sering LCD digunakan untuk review atau melakukan setting lainnya, maka semakin boros battery kamera yang diperlukan. Oleh sebab itu sebaiknya tetap disediakan battery cadangan untuk kondisi yang tidak terduga.
Read more

Pentax K200D

Pentax K200D adalah kamera SLR dengan resolusi 10.2 megapixel menggunakan sensor CCD yang merupakan penerus dari type sebelumnya K100D. Kamera Pentax K200D di design dengan jenis body yang tahan air dan dilengkapi dengan anti getar serta system penghilang debu yang tertanam didalamnya.

Kamera Pentax K200D memiliki design yang baik dan body terbuat dari plastic berwarna hitam dan casing stainless steel.


Spesifikasi :
- Resolusi 10.2 megapixel CCD sensor
- Resolusi maksimum 3872 x 2592
- Anti Getar, Tahan Air dan Penghilang Debu
- Jenis type file JPEG, RAW
- Flash Built-in retractable P-TTL pop-up
- Hot Shoe untuk External Flash
- Penta Mirror View Finder
- LCD ukuran 2.7-inch, 230.000 pixel TFT
- Self Timer 12 detik dan 2 detik
- Memory Card jenis SD Card, SDHC
- Shutter speeds: 30 sampai 1/4,000 detik
- ISO Range: Auto, 100 - 1600 equivalent
- Battery 4 buah AA (lithium, alkaline, dan rechargeable Ni-MH)
- USB 2.0, AV Output PAL / NTSC
- Berat 630g tanpa battery
- Ukuran 5.2 x 3.7 x 2.9 in

Official website : Pentax K200D

More Information:
Pentax K200D dikeluarkan dengan resolusi 10.2 megapixel yang berarti foto hasil kamera ini dapat dicetak untuk ukuran yang lebih besar dari sebelumnya. Kamera ini dilengkapi dengan memory DDR2 sebagai buffernya dan PRIME images processor (PENTAX Real IMage Engine) untuk memberikan ketepatan dan kecepatan dalam pengoperasian kamera serta kemampuan pengambilan foto sampai dengan 2.8 frame per second. Selain setting manual yang merupakan fitur dasar dari SLR, kamera Pentax K200D juga dilengkapi dengan bantuan auto setting (auto picture mode) yang dapat dipilih untuk penggunan untuk disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan hasil terbaik. Hasil foto Pentax K200D sangat bagus, jika menggunakan setting ISO antara 100 sampai dengan 800, maka akan terlihat tanpa noise dan pada kondisi tertentu tidak akan banyak terlihat perple fringging, juga hasil warna yang akurat.

Kamera Pentax K200D dilengkapi dengan LCD TFT dengan ukuran 2.7inci, ukuran ini cukup besar untuk dapat melihat hasil foto dan setting menu pada kamera. Teknologi dari LCD kamera ini memungkinkan kita dapat melihat monitor dengan kemiringan 160derajat dari titik tengah. Ini berarti untuk dapat melihat hasil LCD, kita tidak perlu harus melihat tegak lurus seperti jenis LCD type sebelumnya. Pada LCD Pentax K200D hasil foto dapat diperbesar sampai 16x untuk melihat lebih detail. Viewfinder pada kamera Pentax K200D menggunakan teknologi Penta Mirror dengan kemampuan view sampai 96% lebar seluruh object.

Pentax K200D memiliki fitur antishake (anti getar). Disebutkan bahwa teknologi anti getar dari kamera Pentax K200D sangat membantu untuk pengambilan gambar tanpa bantuan tripod yang biasanya sangat diperlukan pada saat pengambilan gambar dengan lensa tele yang panjang. Mount lensa pada kamera Pentax K200D adalah K-mount, KAF2, KAF atau KA, sehingga kamera ini dapat menggunakan semua jenis lensa Pentax, juga dapat menggunakan lensa seri Pentax DAH yang sudah dilengkapi dengan anti air dan anti debu sehingga cocok dipakai oleh photografer untuk foto pada lokasi yang berdebu dan cuaca hujan. Lensa ini sangat cocok dikombinasikan dengan Pentax K200D yang juga sudah memiliki body yang tahan air dan tahan debu.

Pentax K200D dilengkapi dengan internal flash P-TTL pop-up yang akan naik secara elektronik jika diperlukan untuk digunakan. Flash internal pada Pentax K200D memiliki guide number 13 yang mana ini sama dengan range 4.6m pada F2.8 ISO 100. Flash Sync speed pada kamera ini adalah 1/180 detik. Kamera Pentax K200D tidak dilengkapi dengan AF assist lamp yang ada pada body, sehingga untuk bantuan focus pada kondisi cahaya yang kurang, maka flash internal akan bekerja sebagai AF assist.

Kamera Pentax K200D menggunakan battery jenis AA. Dalam kotak kamera ini, juga disertakan 1 set (4 buah) battery Energizer lithium. Pada kondisi normal, kamera ini disebutkan dapat mengambil hinggal 1000 foto dengan 1 set battery jenis Litthium, namun ini sangat berpengaruh dengan seberapa sering kita menggunakan LCD dan juga internal flash. Jenis battery AA adalah battery yang umum ada dihampir semua supermarket, sehingga kita tidak usah khawatir untuk kehilangan moment jika battery habis dan belum di charge. Jadi sebaiknya selalu disediakan 1 atau 2 set battery cadangan untuk kondisi yang tidak terduga.
Read more

Olympus EVOLT E520

Olympus EVOLT E520 adalah kamera SLR dengan resolusi 10 megapixel, bentuknya mirip dengan pendahulunya yaitu Olympus E510, namun tentunya dengan beberapa fitur terbaru serta LCD yang lebih besar. Kamera E520 menggunakan sensor CMOS.

Kamera Olympus SLR E-520 memiliki design yang bagus dan body terbuat dari plastic berwarna hitam.


Spesifikasi :
- Resolusi 10 Live MOS CMOS sensor (Four Thirds Format)
- Resolusi maksimum 3648x2736
- Four Thirds system lens mount, 2x crop factor
- Jenis type file JPEG, RAW
- Self Timer 10 detik dan 2 detik
- LCD ukuran 2.7-inch, 230.000 pixel HyperCrystal II TFT
- Live View lewat LCD
- Optical viewfinder
- Shutter speeds: 60 sampai 1/4,000 seconds
- ISO Range: 100 - 1600 equivalent
- Built-in TTL popup flash
- Jenis memory: CompactFlash I/II card slot, Microdrive dan xD card
- Batteru lithium-ion battery pack
- Hot Shoe untuk flash
- USB 2.0, AV Output
- Berat 490 g (dengan battery)
- Ukuran 5.4 x 3.6 x 2.7 in

Official website : Olympus EVOLT E520

More Information:
Seperti keluarga Olympus lainnya, kamera Olympus EVOLT E-520 ini menggunakan open-format dengan Four Thirds lens mount dan sensornya berukuran sedikit lebih kecil. Hal ini mengakibatkan kamera Olympus E-520 memiliki 2x croping factor. Kamera E-520 ini pada saat pembelian awal sudah dipaket dengan lensa kit 14-42mm, dan compatible dengan lensa lain yang diproduksi oleh beberapa perusahaan lain antara lain Leica dan Panasonic. Namun, pada tipe-tipe lensa tertentu, walaupun bisa terpasang pada mount kamera Olympus E520, beberapa fitur bisa saja tidak dapat digunakan. Kamera ini mampu menghasilkan gambar yang indah serta respon yang cukup cepat dengan image processor TruePic III.

Olympus E520 dilengkapi dengan LCD untuk review dan preview berukuran 2.7 inci, memiliki resolusi 230.000 pixel dengan teknology HyperCrystal II, yang memungkinkan hasil gambar dapat terlihat lebih jelas dan terang pada kondisi apapun, dan juga LCD-nya memiliki view angle yang baik, jadi melihat hasil fotonya tidak harus lurus didepan LCDnya. Kamera ini juga dilengkapi dengan kemampuan Live View pada LCD, sehingga photographer dapat melihat object yang akan difoto sebelum tombol shutter ditekan dan foto tersimpan pada memory. Live View ini sangat membantu memudahkan kita untuk membidik gambar pada posisi yang tidak memungkinkan atau sulit jika dibidik dengan optical viewfinder.

Beberapa teknologi baru yang ada pada kamera Olympus E520 adalah teknologi Face Detection, yaitu kemampuan kamera untuk mendeteksi wajah object yang akan dicapture hingga mencapai 8 keadaan, kamera akan menggunakan informasi tersebut untuk menyesuaikan secara otomatis posisi focus dan exposure yang terbaik untuk object yang akan dibidik. Juga dilengkapi dengan shadow adjustment untuk lebih menampilkan detail terhadap bagian yang gelap pada object tersebut.

Kamera ini juga dilengkapi dengan pembersih sensor otomatis, juga dilengkapi dengan anti getar yang terdapat pada body kamera. Sensor anti getar akan mendeteksi getaran-getaran ringan yang diakibatkan misalnya pada saat kita menekan tombol shutter atau akibat lainnya. Keuntungan image stabilizer yang berada pada body adalah, kita tidak perlu membeli lensa yang memiliki kemampuan IS (Image Stabilizer) yang biasanya harganya lebih mahal dibandingkan lensa tanpa IS. Dengan begitu, semua lensa dapat dipakai dan Image Stabilizernya selalu dapat dipakai juga.

Selain bawaan lensa kit 14-42mm, kamera Olympus E520 tidak disertakan memory card, sehingga kita harus melengkapi kamera ini dengan membeli memory card. Untuk jenis memorynya, kamera Olympus E520 ini memiliki 2 slot yaitu Compact Flash type I dan II (termasuuk Microdrive) dan tersedia juga untuk memory xD card. Namun sampai review ini ditulis, untuk harga memory dibandingkan antara keduanya, Compact Flash harganya harganya lebih murah dan ukuran memory masih lebih besar dibandingkan xD card. Silahkan anda memilik yang paling cocok sesuai dengan kebutuhan.

Kemampuan management power untuk Battery kamera Olympus E-520 cukup baik, untuk pemakaian normal battery BLM-1 disebutkan mampu mencapai lebih dari 600 pengambilan gambar sebelum battery menjadi drop. Hal ini masih dipengaruhi lagi dengan seberapa banyak kita menggunakan LCD untuk review atau live view, karena semakin banyak LCD dihidupkan, maka akan semakin boros penggunaan battery. Namun disarankan untuk selalu memiliki battery cadangan untuk menghindari kondisi yang tidak terduga.
Read more

Olympus Evolt E-500

Olympus Evolt E-500 adalah kamera Digital SLR dengan 8 Megapixel. Kalau dibandingkan dengan pendahulunya E-300, beberapa jenis fitur adalah sama, namun kamera E-500 ini mempunyai fitur baru antara lain LCD display yang besar, dan pengaturan noise yang lebih baik.

Body kamera ini terdiri dari aluminum dan polycarbonate. Memiliki bentuk yang compact dan ringan. Dengan design Dusk Reduction, membuat kamera ini sangat cocok digunakan pada kondisi berdebu sekalipun tanpa khawatir merusak kamera, misalnya untuk liputan olahraga.


Spesifikasi :
- Resolusi 8.0 Megapixel Effective
- Focus Type Autofocus& Manual Focus
- Image Resolutions Max 3264 x 2448
- ISO Speeds = Auto, 100, 200, 400, 800, 1600
- Shutter Speed 60 - 1/4000 sec
- Memory Type CompactFlash Card I/II, xD Picture Card
- Compression Type JPEG, TIFF, Raw Image
- EXIF 2.2
- Flash Built-In
- Hot Shoe for Flash External
- Optical Viewfinder (Through-the-lens)
- Ukuran LCD Panel 2.5 in (resolusi : 215,250 pixels)
- USB 2.0
- Video Out
- Battery Proprietary Lithium
- Self Timer = 2 Sec & 12 Sec.
- Berat 435 g (tanpa battery & memory)
- Ukuran 5 x 3.7 x 2.6 in

Official website : Olympus Evolt E-500

More Information :
Olympus adalah salah satu perusahaan yang menggunakan FourThirds system yang kemungkinan akan diikuti oleh Panasonic. Kamera Olympus Evolt E-500 adalah kamera ke tiga yang dikeluarkan Olympus dengan FourThirds System, dengan resolusi 8 Megapixel yang menggunakan sensor CCD Kodak 4/3.

Salah satu kelebihan dengan menggunakan FourThirds System adalah ukuran yang lebih compact dan lensa yang dengan mudah dapat di gontaganti. Semua lensanya mempunyai 2x focal length multiplier. Lensa kit yang disertakan adalah 14-45mm Zuiko, yang mana jika dibandingkan dengan kamera film 35mm, maka setara dengan focal length 28-90. Ini adalah range lensa yang sangat menarik untuk dipakai pada kondisi universal. Berat dari kamera ini juga sangat ringan walaupun dipasang dengan lensa kit bawaannya.

Salah satu kekurangan pada kamera ini adalah waktu startup yang kurang cepat sekitar 2 detik, sehingga perlu persiapan dari saat menekan tombol power, sampai kamera siap untuk digunakan, namun hal ini bukanlah sesuatu yang sangat mengganggu, apalagi jika kamera selalu kita stanby pada posisi On, maka masalah ini bisa diabaikan. Viewfinder yang sedikit lebih kecil dibanding DSLR lain membuat agak kesulitan untuk menggunakan manual focus. Tetapi untuk autofocus, tidak usah khawatir dengan kenyamanan dan keakuratan yang baik dari Evolt E-500. Kamera ini tidak dilengkapi dengan AF-assist, untuk bantuan focus pada saat cahaya ruang yang kurang, maka flash external pop-up akan membantu focusnya.

Sangat menyenangkan untuk melihat review hasil foto kita, dengan dilengkapi LCD yang besar, yaitu 2.5" akan membuat foto yang direview terlihat semakin jelas. Resolusi pada LCD kamera E-500 ini adalah 215.000 pixel, yaitu resolusi yang sangat mengagumkan untu ukuran kamera SLR. Namun, harap

Battery yang digunakan adalah Lithium 1500mAh Li-ion, cukup untuk capture sekitar 500 foto sebelum battery minta direchage kembali. Namun hal ini sangat tergantung banyak hal, termasuk flash external dan seberapa sering layar LCD digunakan untuk review hasil foto kita. Namun, sebaiknya selalu menyediakan battery cadangan untuk kondisi yang tidak diperkirakan.
Read more

Konica Minolta Dynax 5D

Konica Minolta Dynax 5D, dikenal juga dengan sebutan Maxxum 5D, adalah kamera DSLR dengan resolusi 6.1 Megapixels, yang diproduksi untuk segala kalangan fotografer untuk kualitas yang baik.



Body kamera Konica Monilta 5D, terbuat dari plastic fiber glass yang kokoh, sehingga beratnya lebih ringan dibanding Maxxum 7D.



Spesifikasi :
- 6.1 Megapixel Effective
- Resolusi Maxsimum 3008 x 2000
- Minolta-A bayonet lens mount
- 1.5x Focal Magnifier
- RAW, JPEG (EXIF 2.21), RAW + JPEG
- CCD-Shift Anti-shake system (Anti-Shake di Body)
- ISO : 100, 200, 400, 800, 1600 and 3200
- Shutter Speed 1/4000 sampai 30 detik (auto)
- Viewfinder
- AF illuminator
- LCD 2.5" TFT (115,000 pixels)
- Built-in TTL popup flash with red-eye reduction
- Hot shoe for Minolta Program Flash
- Storage media : Compact Flash Type I or II (microdrive)
- Lithium-Ion BP-511A rechargeable battery (supplied & charger)
- NP-400 Li-ion rechargeable battery
- Berat 590g g (tanpa battery)
- Ukuran 5.1 x 3.6 x 2.6 in

Official website : Konica Minolta Dynax 5D

More Information :
Kamera ini adalah kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR) dengan 6.1 Megapixel, yang dapat diganti lensa sesuai dengan kebutuhan sebagai fotografer profesional, namun kamera ini tidak susah untuk dipelajari bagi pengguna pemula yang ingin mendalami SLR kamera.

Konica Minolta, adalah pelopor untuk teknologi SLR kamera yang menggunakan build-in antishake yang ada pada body, untuk beberapa kamera digital SLR sebelumnya, antishake terdapat pada lensa. Kemampuan antishake pada body ini memberikan keleluasaan untuk investasi lensa-lensa Konica Minolta tanpa harus membayar lagi untuk antishake yang ada pada lensa, sehingga harga untuk teknologi ini tidak perlu dibayar pada setiap lensa, karena antishake sudah ada pada body kamera ini. Kira-kira kemampuan antishakenya bisa lebih lambat dari 2 sampai 3 stop normal.

Pada saat membeli kamera ini, akan disertakan lensa kit AF DT ZOOM 18-70mm F3.5-5.6(D), dengan pengali 1.5x, didapatkan range yang cukup untuk pemakaian sehari-hari sebelum kita menambahkan lensa lagi sesuai dengan kebutuhan lainnya.

Waktu yang diperlukan sejak kamera ini ditekan tombol power, sampai kamera siap digunakan adalah sekitar 1 detik. Untuk prefocus sekitar 1/10 detik. Dari shoot pertama ke shoot selanjutnya, diperlukan waktu sekitar 1.4 dan 3.7 tergantung dari jarak object.

Layar 2.5" memang terasa lebih melegakan pada saat mereview hasil foto yang kita ambil dengan kamera ini, warna LCD juga cukup jelas sehingga akan sangat menyenangkan melihat hasil-hasil foto kita pada kemera ini.

Konsumsi battery untuk kamera ini dengan karakteristik battery lithium NP-400, bisa digunakan untuk shoot sekitar 400 foto, tergantung dengan banyaknya kita mereview dan seberapa sering flash internal dihidupkan. Namun, sebaiknya disediakan battery cadangan untuk mengatasi situasi yang tidak terduga terhadap masalah battery ini.
Read more

Nikon D70

Nikon D70 adalah kamera 6.1 Megapixel dengan menggunakan sensor CCD dengan teknologi Large Scale Integrated Circuit (LSI) processor yang membuat warna menjadi lebih indah.

Kamera ini bentuknya kokoh terbuat dari polycarbonat dengan warna hitam, membuatnya terlihat semakin cocok untuk pengguna profesional. Posisi control Nikon D70 letaknya cukup sesuai sehingga memudahkan kita untuk mempergunakannya.


Spesifikasi :
- Resolusi Maksimum 3008 x 2000
- ISO = Auto, 200 - 1600
- Jenis sensor = CCD
- Shutter 1/8000 detik sampai 30 detik
- Timer 2 sampai 20 detik
- Media Compact Flash (type I dan type II)
- Auto Focus dan Manual Focus
- LCD 1,8" ( 130,000 Pixels TFT)
- Playback image zoom
- Remote Control : ML-L3 wireless remote
- Hotshoe
- Build in Flash (Pop-up)
- Plug-and-play USB interface
- Video Out
- Battery Li-Ion EN-EL3, Three CR2 lithium batteries
- Supports Exif 2.2
- Low-light focus assist illuminator
- Ukuran : 5.5 x 4.4 x 3.1 in.
- Berat : 679 g (dgn Batt)

More Information:
Nikon D70 dijual hanya body saja, jadi kita perlu menentukan pilihan terhadap lensanya pada saat membeli. Pemilihan jenis lensa yang berbagai macam model, bentuk, kegunaan dan harga sangat menentukan kemampuan maksimal kamera ini.

Kemampuan Nikon D70 sangat baik, mulai dari menghidupkan sampai kamera ini siap untuk digunakan memerlukan waktu hanya 1/2 detik. Untuk shutter lag-nya mulai dari menekan tombol shoot sampai gambar tercapture sekitar 1/10, ini yang tidak didapatkan di kamera lain selain SLR setidaknya ketika tulisan ini dibuat. Kamera ini juga dilengkapi dengan kemampuan autofocus untuk mengambil gambar, dan shutter lag-nya sekitar 4/10 detik, masih cukup cepat.

Kamera ini dilengkapi dengan built-in speedlight untuk memberikan performance yang sesuai dan tidak didapatkan pada DSLR lain. Kemampuan flashnya walaupun rangenya tidak terlalu jauh, tetapi hasilnya cukup baik. Sama seperti DSLR lain, kamera ini juga dilengkapi dengan hotshoe untuk flash external.

Nikon D70 menggunakan battery lithium EN-EL3 dan charger MH-18. Kekuatan battery-nya sangat tergantung dari berbagai faktor, rata-rata bisa mulai ratusan atau bahkan sampai ribuan shoot mulai dari battery penuh sampai habis, kekuatannya dipengaruhi seberapa lama/banyak LCD digunakan untuk mereview dan seberapa sering flashnya digunakan. Sebaiknya kita memiliki battery cadangan untuk kondisi yang tidak terkira dan menghindari kita kehilangan moment berharga karena kehabisan battery. Unformasi tambahan, IBM Microdrives (CF II) memerlukan power lebih banyak dan lebih cepat menghabiskan kekuatan battery dibanding CF I.
Read more

Nikon D60

Nikon D60 adalah kamera digital jenis SLR dengan resoulsi 10.2 megapixel. Menggunakan image processor EXPEED untuk meghasilkan gambar yang maksimal serta kecepatan yang lebih baik.

Kamera Digital Nikon DSLR D60, terbuat dari plastic dengan kualitas yang tinggi, berwarna hitam.


Spesifikasi :
- Resolusi 10.2-megapixel- Sony Alpha / Minolta-A bayonet lens mount
- Resolusi maksimal 3872 x 2592
- Jenis sensor CCD
- ISO 100-1600
- Shutter speed 30detik - 1/4000 detik
- Jenis type file JPEG, RAW (NEF)
- Jenis memory card : SD/MMC/SDHC
- LCD ukuran 2.5-inch TFT color
- Eye Sensor - LCD otomatis mati jika kita melihat optical viewfinder
- Hot Shoe untuk flash
- Internal flash dengan Nikon iTTL flash control
- Nikon Anti Debu (Nikon Integrated Dust Reduction System)
- Nikon F mount.
- Battery Lithium Ion (EN-EL9)
- Berat 495g (kosongan)
- Ukuran 5.0 x 3.7 x 2.5 in

Official website : Nikon D60

More Information:
Nikon D60 adalah penerus kamera digital Nikon sebelumnya yaitu D40x. Beberapa hal yang dikembangkan sejak Nikon D40x adalah pembersih sensor gambar otomatis, dan beberapa hal lainnya. Kamera ini memiliki resolusi 10 megapixel, yang dapat menangkap gambar continous (tanpa berhenti pada saat tombol shutter ditekan) sebanyak 3 frame per detik. Dengan dilengkapi LCD yang cukup lebar, yaitu 2.5 in, membuat kita semakin mudah untuk melihat hasil foto yang kita tangkap.

Kamera Digital Nikon D60 pada bodynya tidak dilengkapi dengan auto focus motor. Hal ini membuat kamera Nikon D60 jika ingin menggunakan fitur autofocus, harus di kombinasikan dengan lensa jenis AF-S dan AF-I yang mana pada lensa tersebut sudah dilengkapi dengan motor autofocus. Namun lensa-lensa jenis NIKKOR lainnya tetap dapat digunakan seperti biasa pada kamera ini, tetapi karena lensa selain AF-S dan AF-I tidak memiliki motor autofocus, maka fitur autofocus menjadi tidak bisa dipakai pada Nikon D60.

Pada bagian dalam mount lensa Nikon D60, dilengkapi dengan system anti debu terbaru. Nikon menggunakan 2 macam cara untuk membersihkan debu pada sensornya, yaitu pertama dengan menggunakan gelombang ultrasonic low-pass-filter untuk memberikan getaran sehingga debu-debu terjatuh dari sensor, dan teknik yang kedua adalah dengan Airflow Control System, yaitu adanya lubang-lubang kecil dibagian depan kaca refleksi viewfinder, sehingga pada saat kaca tersebut bergerak, maka akan menghasilkan angin akibat gerakan kaca tersebut yang akan mengakibatkan debu terjatuh pada lubang tersebut.

Kamera Nikon D60 dilengkapi dengan EXPEED image processor, yang bekerja untuk menghasilkan gambar yang maksimal dan kecepatan yang lebih baik, noise reduction yang semakin sempurna sehingga penggunaan kamera pada keadaan yang memerlukan ISO tinggi tetap dapat menghasilkan gambar yang relatif bagus dan noisenya dapat diterima.

Pada bagian atas kamera Nikon D60, terdapat pop-up flash yang bergerak secara elektronik, jadi gerakannya dikendalikan oleh motor. Flash internal kamera Nikon D60 ini memiliki guide number 12 pada ISO 100, hal ini sama dengan flash internal yang terdapat pada kamera Nikon D40x. Selain dengan internal flash, kamera Nikon D60 juga dilengkapi dengan hot shoe untuk penambahan external flash. Hot shoe pada kamera ini support iTTL flash metering untuk jenis flash SB-400, SB-600 dan SB-800 Speedlight. Dibagian kanan kamera ini, terdapat lampu bantuan AF assist, yaitu cahaya yang membantu untuk focus pada object yang dituju jika kondisi cahayanya gelap. Selain untuk bantuan focus, lampu AF-assist pada kamera Nikon D60 juga berfungsi untuk memberikan hitungan pada saat counter untuk self-timer. Fungsi lainnya lagi dari cahaya AF-assist kamera ini adalah untuk membantu mengurangi efek mata merah (red eye). Jadi jika kita menggunakan fitus Red-Eye pada kondisi cahaya yang kurang terang, maka lampu AF-assist akan menyala terlebih dahulu untuk membuat mata kita menjadi sedikit silau, setelah ini flash utama akan bekerja sekaligus pengambilan gambar.

Kamera Digital Nikon D60 menggunakan battery lithium EN-EL9, jenis ini juga dipakai pada kamera Nikon D40 dan D40x. Untuk power management pada kamera D60, pemakaian battery sedikit lebih boros jika dibandingkan pendahulunya Nikon D40x. Untuk kamera D60, disebutkan untuk pemakaian normal, battery dapat digunakan untuk pengambilan hingga mencapai 500x foto. Namun ini sangat berpengaruh dengan seberapa banyak pemakaian LCD dan juga internal flash. Karena semakin sering kita menggunakan LCD untuk review atau setting kamera, maka semakin boros keperluan konsumsi batterynya. Disarankan untuk memiliki battery cadangan untuk menghindari kondisi yang tidak di inginkan.
Read more

Nikon D40x

Nikon D40x adalah kamera dengan 10.2 Megapixel dengan menggunakan sensor CCD dengan teknologi 3D Color Martix Metering II and juga pengembangan dari Nikon Image Processing Engine, sehingga mampu mendapat 3fps (frame per second) untuk burst shootnya, dan ISO terendah adalah ISO 100.

Kamera ini bentuknya terbuat dari polycarbonat dengan warna hitam. Ukuran yang slim dan menurut bebapa pengguna tidak terlalu kecil dan nyaman untuk dipegang.


Spesifikasi :
- Resolusi Maksimum 3,872 x 2,592
- ISO = Auto, 100 - 1600
- Jenis sensor = CCD (23.6 x 15.8 mm)
- Media SD memory Card, SDHC compliant
- Shutter Speed = 1/4000 detik sampai 30 detik
- Auto Focus dan Manual Focus
- LCD 2.5" ( 230,000 Pixels TFT)
- Playback image zoom
- Remote Control : ML-L3 Wireless Remote Control
- Hotshoe
- Build in Flash (Pop-up)
- Plug-and-play USB interface
- Video Out
- Battery Li-Ion EN-EL9
- Supports Exif 2.2
- Low-light AF-assist
- Ukuran : 5.0 x 2.5 x 3.7 in.
- Berat : 495g tanpa battery & memory

Official website : Nikon D40x

More Information:
Sebenarnya dapat dikatakan bahwa Nikon D40x adalah pengembangan dari Nikon D40, yaitu D40 memiliki 6.1 Megapixel, D40 mampu mendapatkan 2.5fps, dan D40 ISO terendahnya adalah ISO 200, juga external flash sync speed D40 adalah 1/200detik sedangkan D40x sudah mencapai 1/500detik. Yang terakhir perbedaan adalah pada kekuatan battery yang lebih besar pada Nikon D40x, by spec adalah 10% lebih kuat dibanding D40.

Secara resmi, pada tahap awal peluncuran D40x dipaket bersamaan dengan lensa kit yaitu 18-5mm, namun sesuai perkembangan, kemungkinan akan dipaket dengan product Nikon lainnya, misalnya range lensa yang lebih tele dan tas kamera serta memory (ini optional tergantung dari tempat penjual).

Seperti kamera Nikon sebelumnya yaitu D40, kamera Nikon D40x juga tidak mempunyai built-in focus drive motor pada bodynya, ini menyebabkan fungsi autofocus pada kamera D40x hanya bisa berfungsi pada lensa yang memiliki drive motor, yaitu jenis AF-S dan AF-I. Untuk masalah motor autofocus, sebenarnya tergantung dari kebutuhan pengguna, jika kita tetap lebih banyak menggunakan lensa kit bawaan atau jenis AF-S lainnya, maka masalah ini bukanlah isue yang besar, tetapi jika anda membayangkan akan mempunyai lensa fix 50mm atau lensa Nikor yang keluaran sebelumnya (dan mengharapkan dapat menggunakan autofocus), mungkin sebaiknya dipertimbangkan untuk memiliki kamera type diatasnya, yaitu misalnya D80.

Flash speedlight akan keluar pop-up otomatis jika kita shoot pada kondisi cahaya yang kurang atau dapat dipaksakan juga sebagai fill in flash ketika hendak shoot object yang bagian belakannya terang (strong backlighting). Kamera D40x tidak memiliki PC Sync port pada body, sehingga jika kita hendak menghubungkan dengan flash external, kita dapat menggunakan optional Nikon AS-15 sync adapter. Adapter tersebut ditempatkan pada hotshoe kamera D40x dan berfungsi sebagai standart PC sync connector.

Kekurangan D40x adalah dari paket yang ada pada kamera ini adalah tidak ada software RAW bawaan. Jika anda senang menggunakan format file RAW pada foto anda, maka harus dipertimbangkan untuk memiliki software lain yang mampu memproses format RAW dari kamera ini, karena software umum yang ada adalah untuk format JPG, dimana kamera-kamera pada umumnya pasti tersedia format JPG. Untuk lensa KIT, beberapa pengguna menemukan purple fringing pada kondisi tertentu, namun mungkin ini bukan masalah yang besar bagi sebagian pengguna.

Performa dari Nikon D40x sangat memuaskan, sejak kita menghidupkan kamera sampai siap digunakan waktunya sangat singkat sehingga kita tidak kehilangan moment penting. Waktu yang digunakan untuk focus juga sangat baik, juga baik digunakan untuk untuk kondisi kurang cahaya dengan bantuan AF-assist yang powerful. Kekuatan battery juga sudah lebih baik dibanding kamera Nikon D40. Untuk transfer foto dari kamera ke komputer, dapat menggunakan high speed USB 2. Dapat menggunakan fungsi manual kamera SLR pada umumnya. LCD pada Nikon D40x berukuran 2.5" adalah cukup besar, serta hasil tampilan LCD cukup terang dan tajam.
Read more

Nikon D3000

Nikon D3000 adalah kamera DSLR dengan resolusi 10.2 megapixel dengan menggunakan sensor CCD. Kamera ini memiliki LCD yang cukup lebar, yaitu berukuran 3 inchi, cukup lebar untuk melihat hasil preview dan review foto dari kamera.

Seperti kamera DSLR Nikon lainnya, dengan body berwarna hitam, dibagian pegangan tangan ada garis merah sebagai pembeda antara kamera SLR Nikon dengan lainnya


Spesifikasi :
- Resolusi Maksimum 3872 x 2592
- ISO = Auto, 100 - 3200
- Jenis sensor = CCD
- Shutter 1 sampai 1/2000 detik
- Timer 2 sampai 20 detik
- Media SD dan SDHC
- Auto Focus dan Manual Focus
- LCD 3" ( 230,000 Pixels TFT)
- Playback image zoom
- Remote Control : ML-L3 wireless remote
- Hotshoe
- Optical Viewfinder, Pentamirror
- Build in Flash (Pop-up)
- Plug-and-play USB interface
- Video Out
- Battery Li-Ion EN-EL9a
- Supports Exif 2.2
- Ukuran : 5.0 x 3.8 x 2.5 in.
- Berat : 485 g (tanpa Batt)

Official website : Nikon D3000

More Information:
Kamera Nikon D3000 adalah kamera DSLR yang cocok untuk pemula atau profesional yang bergerak dalam bidang photography. Walaupun jenis kamera ini masuk dalam kategory DSLR dasar, tetapi kemampuan dan hasilnya sudah memuaskan tentunya jika dikombinasikan dengan teknik kemampuan photo yang baik.

Seperti kamera DSLR lainnya, kamera Nikon D3000 sudah memiliki fitur standart kamera DSLR. Untuk pilihan mode shootnya bisa dipilih sesuai selera, yaitu mulai dari mode Auto untuk penggunaan yang settingnya diserahkan sepenuhnya kepada kemampuan kamera untuk menghasilkan gambar yang baik, sampai dengan mode M (manual) jika kita betul-betul menginginkan setting secara manual. Untuk manual direkomendasikan untuk pengguna yang sudah mengerti cara menggunakannya.

Nikon D3000 dilengkapi dengan Optical Viewfinder untuk membidik object yang akan di shoot, dan hasilnya dapat dilihat / review melalui LCD yang ada dibelakang kamera. LCD Nikon D3000 berukuran 3 inchi sangat nyaman untuk melihat gambar dengan cukup jelas untuk dilihat. Sayang sekali kamera D3000 belum dilengkapi dengan LiveView, tetapi dengan Optical Viewfinder sudah membuat kamera ini dapat digunakan senyaman DSLR lainnya.

Sensor CCD digunakan dalam Nikon D3000 dengan resolusi 10 megapixel, merupakan ukuran yang cukup besar untuk kamera DSLR jika akan digunakan untuk mencetak dalam ukuran yang besar. Kamera Nikon D3000 juga dilengkapi dengan penghilang debu untuk mengurangi kotaran debu yang menempel pada sensor kamera. Kamera D3000 menggunakan EXPEED images processor yang memberikan hasil gambar lebih indah dan kecepatan pemakaian yang maksimal.

Pada paket kamera Nikon D3000 sudah termasuk lensa kit AF-S NIKKOR 18-55mm f/3.5-5.6G VR yang dilengkapi dengan image stabilizer, dan beberapa asesoris standart lainnya. Untuk kemampuan kamera mengambil gambar secara continue bisa mencapai 3 frame untuk tiap detiknya.

Battery yang disertakan pada kamera ini adalah jenis lithium EN-EL9a dengan kapasitas 1080mAh, cukup untuk digunakan sehari-hari. Kekuatan battery sangat berpengaruh dari seberapa banyak kita menggunakan LCD dan flash internal. Selalu disarankan untuk memiliki battery cadangan guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.
Read more

Nikon D300

Nikon D300 adalah kamera DSLR dengan 12.3 megapixel, yang dikeluarkan Nikon untuk menggantikan pendahulunya yaitu Nikon D200. Kamera Nikon D300 ini menggunakan sensor CMOS.

Body kamera Nikon D300 terbuat dari Magnesium alloy dengan warna hitam, didesign untuk ketahanan yang cukup baik.


Spesifikasi :
- Resolusi 12.3 megapixel effective
- Sensor CMOS
- Resolusi maksimal 4288 x 2848
- Nikon F-mount lenses
- Jenis file RAW, JPEG dan TIFF file formats
- Shutter speeds 1/8,000 sampai 30 seconds
- LCD 3.0 inc dengan resolusi 920,000 pixels
- Support Live View
- ISO range: 200 sampai 3200
- Noise Reduction, High ISO Noise Reduction pada ISO 400 keatas
- Hotshoe i-TTL untuk SB-800 dan SB-600 Speedlights Nikon
- Jenis memory: CompactFlash Type I / II, Micro drive compatible
- Video output NTSC / PAL format
- USB 2.0 hi-speed data and control interface
- Battery Lithium EN-EL3e
- Ukuran 5.8 x 4.5 x 2.9 in
- Berat 825g

Official website : Nikon D300

More Information:
Nikon DX-D300 adalah kamera DSLR yang dikeluarkan oleh Nikon dengan fitur yang jauh meninggalkan pendahulunya Nikon D200. Jenis kamera Nikon D300 ini memiliki resolusi effektif 12.3 megapixel yang digabungkan dengan teknologi terbaru pada image processornya yang disebut dengan EXPEED untuk menghasilkan gambar yang indah, kecepatan yang signifikan dan noise reduction yang sangat baik. Kamera ini juga dilengkapi dengan fitur untuk mengurangi partikel debu yang menempel pada sensor kamera dengan menggunakan getaran frekuensi optical low pass filter pada bagian depan sensor. Kamera jenis D300 hampir mirip dengan keluaran Nikon D3, namun D3 dikhususkan untuk pengguna yang lebih serius dengan beberapa fitur utama yang nyaris sama dengan D300.

Salah satu perkembangan yang melebihi kamera lain dikelasnya adalah titik focus yang mencapai hitungan 51 AF pada sebuah frame, bisa anda bayangkan bagaimana mudahnya seorang photografer menentukan sedetail mungkin titik focus yang akan diambil, tanpa harus merubah posisi kamera. Hal ini bisa terjadi karena Nikon D300 menggunakan modul Multicam 3500DX AF sensor.

Tidak seperti pendahulunya Nikon D200 kebawah yang masih menggunakan sensor lama berjenis CCD, saat ini Nikon mulai mengimplementasikan jenis sensor CMOS pada Kamera Nikon D300, dan ini adalah perubahan yang sangat besar pada kelas kamera Nikon, sensornya juga terdapat analog to digital converter yang memungkinkan pengambilan gambar pada 12 dan 14 bit type RAW Nikon (NEF). Pengabungan penggunaan jenis sensor CMOS dan noise reduction yang dioptimize oleh EXPEED Nikon image processor, membuat kamera ini dapat mengambil gambar dengan noise yang cukup bisa diterima bahkan pada ISO 3200 sekalipun.

Kecepatan shoot ke shoot selanjutnya pada kamera Nikon D300 cukup cepat, namun kecepatan tersebut akan terasa sedikit lebih lambat jika kita menggunakan live view pada LCD sebelum pengambilan gambar, tetapi fitur live view ini sangat membantu untuk pengambilan gambar pada sudut yang sulit jika menggunakan optical viewfindernya, apalagi pada kamera Nikon D300 ini LCDnya berukuran cukup besar yaitu 3" sehingga gambar menjadi cukup jelas walaupun di kondisi terang cahaya matahari outdoor. Namun seperti kamera digital SLR lainnya, untuk exposure dan level histogram hanya bisa ditampilkan setelah gambar di capture, jadi tidak bisa ditampilkan pada live view sebelum gambar dishoot.

Kamera Nikon D300 dilengkapi dengan flash pop-up yang bisa dipakai secara manual. Untuk flash internal kamera ini GN-nya (guide number) 17 meter pada ISO 200. Jika kita merasa kurang dengan kemampuan bawaan flash internal kamera ini, pertimbangkan untuk menambahkan flash external yang dapat dipasang pada hotshoe Nikon D300, kamera ini juga dilengkapi dengan flash sync port untuk fasilitas external flash. Nikon D300 juga dilengkapi dengan lampu AF assist yang membantu photografer untuk mendapatkan focus pada kondisi cahaya yang kurang. Lampu AF Assist ini selain itu juga dipergunakan oleh D300 untuk membantu mengurangi mata merah (red eye), jadi cahaya dari AF ini akan hidup untuk merangsang kornea mata sebelum flash mengambil gambar, sehingga mengurangi efek mata merah. Dan fungsi selanjutnya dari lampu AF assist ini adalah sebagai bantuan hitungan pada saat self timer diaktifkan.

Output kamera Nikon D300 dilengkapi dengan HDMI port, yaitu port untuk menampilkan hasil foto pada kualitas resolusi tinggi pada HDTV, juga dilengkapi dengan USB 2.0 High Speed standart untuk kecepatan transfer data ke PC atau MAC. Battery pada kamera Nikon D300 ini untuk performance-nya cukup baik, pada kondisi normal dapat digunakan untuk pengambilan sampai dengan 1000 foto, namun ini sangat tergantung dengan bagaimana cara kita shoot kamera, karena penggunaan LCD untuk live view serta untuk mereview hasil foto juga sangat mempengaruhi kekuatan battery tersebut. Disarankan memiliki battery cadangan untuk kondisi yang tidak terduga.
Read more

Canon EOS 550D (T2i)

Canon EOS 550D dikenal juga sebagai Canon T2i. Adalah kamera DSLR dengan resolusi 18 Megapixel. Dengan layar LCD yang cukup lebar 3 inchi. Seperti biasanya DSLR Canon dilengkapi dengan internal flash dan hotshoe untuk external flash.



Seperti kamera digital DSLR canon lainnya, rata-rata bodynya berwarna hitam. Terbuat dari plastik yang sangat kuat digabungkan dengan metal stainless steel pada sebagian bodynya. Bentuknya enak untuk dipegang dan beratnya yang ringan membuat kamera ini cocok untuk dibawa atau dipakai untuk liputan acara yang memerlukan waktu lebih panjang.




Spesifikasi :
- 18.7 million effective pixels
- Resolusi Maximum 5184 x 3456
- DIGIC 4 Processor
- Movie: Max 1920 x 1080 (1080P, 16:9) (Full HD)
- Filetype: RAW dan JPG
- Canon EF / EF-S lens mount
- 1.6x field of view crop
- High ISO speed noise reduction
- ISO : Auto (100 - 6400)
- Viewfinder: Pentamirror (95% frame coverage)
- Hot-shoe (ETTL-II)
- Memory SD / SDHC, SDXC card
- Video Out NTSC / PAL
- Remote Control RM-1 Infrared
- 2" TFT color (115,000 pixels) LCD
- 10x playback zoom
- USB 2.0
- Battery : Lithium-Ion LP-E8
- Exif 2.2
- Berat 530 g
- Ukuran (5.1 x 3.9 x 2.4 in)

Official website : Canon EOS 550D

More Information :
Bagi pengemar kamera DSLR Canon, saat ini mengeluarkan sebuah kamera DSLR 550D yang bentuknya mirip dengan pendahulunya yaitu 500D (atau dikenal juga T1i). Nama lain dari kamera 550D adalah T2i. Ukuran dan beratnya nyaris sama. Tetapi ada beberapa perbedaan di bentuk tombol dan besarnya LCD. Untuk Canon 550D ukurannya adalah 3inchi. Semakin lama semakin besar megapixel akibat perkembangan teknologi yang begitu pesat. Saat ini kamera SLR Canon 550D dilengkapi sensor yang ukuran maksimalnya adalah 18 megapixel. Dengan menggunakan image processor DIGIC 4 membuat respon kamera menjadi lebih baik dan kemampuan kontrol noise yang bagus sehingga walaupun menggunakan ISO yang tinggi, tetapi hasil gambar noisenya masih bisa diterima dan tetap menghasilkan gambar yang baik.

Untuk autofocus Canon 550D mempunyai 9 titik focus yang dapat dilihat pada viewfinder dan seperti biasanya kita dapat memilih salah satu atau beberapa titik focus yang akan digunakan. Dengan teknologi DIGIC 4 processor, kamera ini mampu mendapatkan gambar 3,7 frame per detik (fps). Fungsi ini berguna untuk mendapatkan gambar berlanjut pada saat moment tertentu, misalnya mengabadikan lompatan atau yang sejenisnya. Sehinnga dalam 1 detik kita bisa mendapatkan 3 foto lebih.

Salah satu kelebihan lain dari DSLR 550D adalah dapat merekam video full HD 1080p, dengan pilihan 24, 25 atau 30 fps (frame per second). Semakin besar fps movienya, akan semakin lancar hasil rekaman video yang dapat kita lihat. Seperti rekaman handycam, rata-rata sudah mencapai 30fps. Jadi kamera digital ini sudah sangat baik untuk digunakan merekam video dengan hasil full HD. Tentunya kamera ini juga sudah support untuk live view. Sehingga kita bisa melihat object foto sebelum tombol shutter di tekan sebagai penganti melihat dari optical viewfinder.

Pada saat kita membeli kamera ini, pada paketnya akan mendapatkan lensa kit EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS, sehingga kita bisa langsung menggunakan kamera ini dengan harga dibawah 10juta. Kamera Canon 550D untuk memory cardnya menggunakan jenis SD, SDHC atau SDXC. Perbedaan SDHC dan SDXC adalah di maksimal size penyimpanannya. SDHC maksimal 32GB, sedangkan SDXC bisa mencapai 2TB. Battery yang disediakan cukup untuk keperluan foto sehari. Tetapi semakin sering kita menggunakan LCD untuk review atau preview hasil foto/video, akan semakin cepat batterynya habis. Selalu disarankan untuk memiliki battery cadangan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Read more